Struktur geologi adalah struktur perubahan lapisan batuan sedimen akibat kerja kekuatan tektonik,sehingga tidak lagi memenuhi hukum superposisi disamping itu struktur geologi juga merupakan struktur kerak bumi produk deformasi tektonik.
Kekutan
Tektonik dan orogenik yang membentuk struktur geologi itu berupa stress
(Tegangan).
Berdasarkan keseragaman kekuatannya, Stress dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :
A. Uniform stress (Confining Stress)
Yaitu tegangan yang menekan atau menarik dengan kekuatan yang sama dari atau ke
segala arah.
B. Differential Stress
Yaitu tegangan yang menekan atau menarik dari atau ke satu arah saja dan bisa
juga dari atau ke segala arah,tetapi salah satu arah kekuatannya ada yang lebih
dominan.
Pengenalan
struktur geologi secara tidak langsung dapat dilakukan melalui cara-cara
berikut ini :
a. Pemetaan geologi dengan mengukur strike dan dip.
b. Interprestasi peta topografi,yaitu dari penampakan gejala penelusuran
sungai,penelusuran morfologi dan garis kontur serta pola garis konturnya.
c. Foto udara.
d. Pemboran.
e. Geofisika, yang didasarkan pada sifat-sifat yang dimiliki oleh batuan, yaitu
dengan metode : grafity, geolectrik, seismik dan magnetik.
Umumnya struktur geologi terbentuk oleh differential stress.
Dari aspek arah kerjanya, ada 3 macam Differential stress, yaitu :
1. Compressional stress
2. Tensional stress
3. Shear stress
Batuan bila mengalami gaya atau stress akan berubah atau mengalami perubahan,dalam geologi struktur hal ini disebut “Deformasi”.
Tahapan-tahapan Deformasi adalah sebagai berikut :
1. Elastic Deformation (Deformasi
sementara)
Deformasi sementara ini terjadi jika kerja stress tidak melebihi batas elastis
batuan. Begitu stress terhenti, maka bentuk atau posisi batuan kembali seperti
semula.
2. Ductile Deformation
Yaitu deformasi yang melampaui batas elastis batuan. Mengakibatkan batuan
berubah bentuk dan volume secara permanen, sehingga bentuknya berlainan dengan
bentuk semula.
3. Fracture Deformation
Yaitu deformasi yang sangat melampaui batas elastis batuan,sehingga
mengakibatkan pecah. Seperti diketahui,bumi terdiri dari berbagai bagian yang
paling luar (kerak bumi),tersusun oleh berbagai lapisan batuan. Kedudukan dari
pada batuan-batuan tersebut pada setiap tempat tidaklah sama, bergantung dari
kekuatan tektonik yang sangat mempengaruhiya.
Struktur permukaan bumi selalu mengalami
perubahan yang disebut deformasi.
Deformasi kerak bumi dapat disebabklan oleh stree dan strain,
temperature, waktu dan strain rate, dan komposisi jenis kandungan mineral
batuan dan kandungan air batuan. Deformasi akibat gaya tektonik dikelompokkan
dalam struktur primer dan sekunder.
Adapun struktur geologi yang cukup penting untuk diingat adalah kekar, yaitu
rekahan-rekahan lurus planar yang membagi batuan-batuan menjadi blok-blok atau struktur rekahan dalam
batuan-batuan.
Sesar yaitu rekahan pada batuan yang mengalami pergeseran, sehingga terjadi perpindahan antara bagian-bagian yang berhadapan dengan arah yang sejajar dengan bidang patahan. Lipatan, yaitu perubahan bentuk dan volume batuan yang ditunjukan dengan lengkungan atau melipatnya batuan tersebut.
Demikian penjelasan mengenai struktur geologi. Semoga bermanfaat ya :D